Foto Diary ELI di VOJ

February 28, 2009 by voj  
Filed under Dari Redaksi

Peliputan VOJ pada pementasan Everybody Loves Irene (ELI) yang menghasilkan wawancara eksklusif sebelum mereka manggung di Waterfront stage – Esplanade, Singapore berkembang pada kerjasama yang lebih intens, yaitu ELI akan bikin semacam foto diary di salah satu kolom VOJ, dimana akan disediakan kolom khusus yang akan diisi oleh ELI dengan foto-foto hasil perjalanan mereka.

Jadi mulai sekarang di VOJ akan ada kolom foto diary nya Everybody Loves Irene dimana kita semua bisa mengikuti kegiatan-kegiatan ELI dalam bentuk fotografi selama mereka melakukan tour Asia (Singapura & Filipina). Silahkan menikmati dan kasih komentar buat aktifitas yang mereka lakukan

-admin-

Everybody Loves Irene @ SG

February 26, 2009 by voj  
Filed under Jakarta Kita

Everybody Loves Irene

Satu lagi band indie Indonesia akan manggung di luar negeri dalam waktu dekat, yaitu Everybody Loves Irene yang akan manggung di Singapura pada tanggal 27 Februari 2009. Venue tempat mereka manggung adalah Waterfront stage, Esplanade, dengan jadwal dua kali pementasan (19:30 & 22:00).

Sekilas mengenai Everybody Loves Irene (ELI), band ini mulai dirintis ditahun 1998 dengan nama Gooton yang terdiri dari Yudhi Arfani (guitar), Dimas Anindityo (bass), dan Mulyadi Triharsono (drum) yang semuanya merupakan teman satu SMP. Ketiganya jadi berteman akrab bersamaan dengan bermunculannya pementasan-pementasan britpop yang merebak subur pada saat itu di Jakarta. Pada saat itu mereka tidak memiliki penyanyi tetap, dan setelah beberapa saat pada tahun 2001 mereka bertemu dengan Irene Yohanna, gadis dengan suara yang memukau. Karakter suara yang dimiliki oleh Irene benar-benar membuat mereka terpesona dan akhirnya membuat everybody loves Irene! Ya ini lah yang mereka rasakan ketika akhirnya mereka memutuskan untuk menggunakan Everybody Loves Irene sebagai nama band mereka. Dan dengan segera Irene langsung menjadi icon band mereka.

Dengan perpaduan musik yang mengalir konstan serta vokal yang memelintir emosi, ELI memainkan musik mereka ketika kegembiraan mulai luntur dan berubah menjadi dingin. Mereka menyebut musik mereka dengan istilah dance-noir bagi orang yang sudah jemu untuk bergerak. Musik mereka makin diperkaya ketika Aulia Naratama (synthetizer) bergabung, yang menjadikan formasi terakhir dari ELI ini sebagai formasi yang solid dan sempurna untuk menghasilkan lagu-lagu seperti Memento Mori, Gravity Always Win, Try Try Try, The Lullaby Show, dan yang lainnya.

Bila ingin mengenal band ini lebih jauh silahkan berkunjung ke website mereka di http://www.everybodylovesirene.com/ dan juga kalau mau lihat video-video mereka bisa lihat di http://www.youtube.com/user/everybodylovesirene