Andre @ Mosaic Music Festival
April 1, 2009 by Admin
Filed under Jakarta Kita

Tahun 2009 ini adalah tahun dimana banyak band band indie Indonesia mulai merambah arena musik international. Andre Harihandoyo and SONIC PEOPLE, menjadi salah satu band Indonesia yang turut meramaikan festival musik terbesar di Singapura, bersama dengan Mocca yang tampil beberapa hari sebelumnya di Mosaic Music Festival 2009. Pesta musik yang diselenggarakan di Esplanade ini diramaikan oleh para musisi internasional papan atas seperti di antaranya adalah Brian McKnight, Indigo Girls, N.E.R.D., Mike Stern and the Yellowjackets, dan Dave Weckl, menjadikan MMF sebuah event musik yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang. Tidak sedikit penikmat penikmat musik dari negara-negara tetangga seperti Indonesia, Malaysia, Thailand dan Philipina rela terbang untuk menikmati pesta musik selama 2 minggu ini.
Sebagai band yang terhitung baru, Andre Harihandoyo and SONIC PEOPLE menunjukkan kualitasnya sebagai band yang memang pantas diperhitungkan di arena musik regional Asia Tenggara dengan menyedot sedikitnya 1000 orang penonton di panggung terbuka. Dengan warna musik blues yang kental, dipadukan dengan musik akustik dan keterampilan berimprovisasi yang di atas porsi rata-rata, Sonic People – demikian band ini secara singkat disebut – ternyata mendapat hati di banyak penikmat musik Singapura, yang notabene selama festival ini berlangsung banyak berasal dari aneka negara tetangganya.
Di suatu malam, 20 Maret 2009, mereka tampil untuk pertama kalinya di sebuah tempat yang sangat cozy, yang dikenal dengan Haagen Daaz Living Room. Kedekatan antara mereka dengan penonton sangat terasa disini, dengan musik musik akustik yang cenderung membuat penonton untuk ikut bersenandung dan bernyanyi, sampai bergoyang dengan alunan bluesy yang disajikan oleh Andre Harihandoyo and SONIC PEOPLE.
Perpaduan antara sayatan lick-lick gitar Andre yang sangat bluesy dan berpondasi ritmik yang sangat khas lewat petikan-petikannya, memang merupakan warna yang jarang kita temui belakangan ini. Ditingkahi pula oleh liukan klarinet yang khas oleh Andreas, yang juga turut menggawangi sesi ritmik lewat permainan rhodes dan organ-nya bersama dentuman bas Brian dan gebukan drum Tobias yang amat groovy, makin melengkapi band ini sebagai suatu paket yang unik dan solid. Tidak heran bila hal itu bisa amat mudah kita rasakan, karena memang latar belakang musikal masing-masing personil telah membekali mereka dengan perlengkapan perang yang mantap. Tobias merupakan langganan penggebuk drum untuk artis internasional Nestor Torres (pemain flute asal Puerto Rico) dan Doug Cameron (pemain biola jazz Amerika Serikat) di setiap pertunjukkan mereka di festival Java Jazz di Jakarta, juga pernah bermain bersama Michael Bogart (pemain trumpet band funk Tower of Power) dan pernah pula memenangkan Mezzo Jazz Award 2007 bersama bandnya, Quicky. Ia juga sempat bermain sebagai perkusionis di beragam orkestra lokal di Jakarta dan Karawaci. Andreas juga telah seringkali menulis aransemen untuk berbagai orkestra dan ensembel musik kamar, termasuk untuk peluncuran album perdana grup Everybody Loves Irene, dan belakangan ini membentuk grup orkestranya sendiri, Andreas Arianto Orchestra, yang baru saja menyelesaikan tur 6 kota bersama SLANK. Kebetulan pula Tobias dan Andreas sama-sama mengajar di Universitas Pelita Harapan Conservatory of Music. Sedangkan Brian selain menjalani kehidupannya sebagai produser musik salah satu label independent di Indonesia, juga memiliki segudang pengalaman sebagai stage and studio session player, semakin mempersolid fondasi band ini.
Kemudian di panggung yang lebih besar di luar ruangan, Waterfront Stage, Sonic People kembali bermain dengan set akustik di hari kedua pentas mereka, dengan Tobias menggunakan cajon dan beberapa simbal. Lebih dari 1000 orang terpincut untuk menonton mereka hingga akhir pertunjukkan yang seharusnya hanya 45 menit menjadi 70 menit itu. Reaksi penonton yang luar biasa akan aneka improvisasi permainan dan kecakapan Andre dalam membangun komunikasi lah yang mengharuskan mereka untuk melakukan penambahan waktu pertunjukkan. Dan sama seperti pada hari pertama, mereka pun membagi-bagikan bundel CD dari koleksi 2 CD mini album mereka yang bertajuk Two Sides for Every Story. Malam yang amat fantastis itu terus berlanjut hingga pentas mereka di hari terakhir festival Mosaic, namun kali ini dengan set elektrik dengan lagu-lagu yang lebih upbeat dan juga penuh akan improvisasi.
Oh ya, tidak lupa Sonic People pun di hari kedua membuat sesak perpustakaan Esplanade, tempat di mana acara In the House FM berlangsung dengan aneka sesi wawancara yang mengupas tentang pembuatan album terbaru mereka, juga latar belakang historis pembentukan band ini. Dalam acara ini pula mereka berkesempatan untuk bermain dua lagu. Wawancara yang amat menyenangkan ini dipandu oleh duo MC berbakat nan musikal, Jack & Rai yang sangat terkemuka di sana .
Tur mereka di Singapura ini baru saja berakhir dan Andre Harihandoyo akan melanjutkan tur promo ke Australia selama bulan April mendatang untuk terus mempromosikan bundel Two Sides for Every Story, sehingga album mereka dapat dimiliki oleh sebanyak mungkin pendengar di sebanyak mungkin tempat. Konsep yang sangat unik mereka terapkan dalam promosi, yaitu dengan memperbolehkan para pendengar untuk meng-copy lagu-lagu mereka menjadi format mp3 di komputer-komputer, untuk kemudian melibatkan para pendengar tersebut untuk meneruskan memberikan bundel itu kepada orang lain, dan begitu seterusnya. Tidak hanya itu, mereka juga akan mengirimkan T-shirt Sonic People kepada setiap pendengar yang mengunggah foto mereka bersama bundel tersebut ke halaman grup ini di Facebook. Wah, suatu konsep yang baru pertama dijalani oleh band dalam promosi karyanya! Hal ini dilakukan, ujar Andre, dengan tujuan untuk menambah gaung ketika mereka merilis album perdana mereka dalam waktu dekat ini.
Buat teman-teman yang ingin mengunduh lagu-lagu mereka secara gratis, silakan kunjungi Myspace Profile mereka atau Imeem Profile mereka, lalu untuk reportase fotografi silakan kunjungi di Facebook Photo mereka.
Untuk info lebih lanjut silakan kunjungi website resmi Andre Harihandoyo and SONIC PEOPLE.
*Tulisan ini dibuat oleh Andreas Arianto Yanuar*







Comments
Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!